Rekomendasi Kamera Mirrorless 2 Merk Terbaik untuk Pemula

Bagi pemula yang mendalami dunia fotografi, terdapat beberapa rekomendasi kamera mirrorless yang penting untuk dipertimbangkan. Kamera mirrorless lebih ringkas dan hasil jepretannya tidak kalah berkualitas. Hal tersebut disebabkan oleh penyematan fitur-fitur canggih layaknya pada DSLR yang lebih mudah dioperasikan. Apalagi tipe kamera mirrorless semakin banyak sehingga lebih leluasa disesuaikan dengan kebutuhan.

Penjelasan Singkat Mengenai Kamera Mirrorless

Kamera mirrorless merupakan kamera saku yang dilengkapi dengan berbagai lensa dan memiliki kualitas jepretan setara DSLR. Cara kerjanya lebih sederhana karena tidak memiliki cermin dan jendela bidik. Alhasil, Anda harus membidik melalui LCD sehingga memaksa sensor untuk bekerja terus menerus. Sehingga kamera dengan sensor besar lebih direkomendasikan agar kualitas fotonya tinggi.

Ukuran sensor yang digunakan mulai dari 1 inci, APS-C, 35 mm atau full frame hingga medium format namun kebanyakan menggunakan APS-C. Penghilangan cermin dan view finder menjadikan bodi mirrorless lebih ringan dan kecil. Tidak mengherankan apabila banyak digunakan oleh para traveler dan vlogger. Tidak hanya diganti-ganti, lensa juga bisa didapt dari third party.

Untuk lebih jelas tentang kamera mirrorless, silahkan baca terlebih dahulu di postingan ini.

Rekomendasi Kamera Mirrorless Sony

1. Sony Alpha 6000

Kamera mirrorless khususnya bagi pencinta travel photography dan sport photography yaitu Sony Alpha 6000. Tidak hanya profesional, pemula pun bisa menggunakan kamera pengganti NEX 6 dan 7 ini. Keistimewaan Alpha 6000 adalah fitur AF yang memiliki phase detection berjumlah 179 titik sehingga mampu mengikuti subjek yang bergerak dengan baik di luar ruangan.

Kecepatan foto hingga 11 tangkapan per detik dengan AF continuous, tidak heran apabila banyak yang memujinya setara dengan deretan DSLR kelas atas. Berkat penyematan prosesor BionZ, kualitas gambar lebih tajam didukung oleh sensor APS-C. Anda juga bisa memasang aplikasi tambahan dari Sony Playmemories yang dapat memaksimalkan teknik foto.

2. Sony A6500

A600 mendapatkan beberapa fitur unggulan yaitu 5 axis stabilization dan prosesor LSI. Teknologi IS yang digunakan terdapat pada bodi kamera sehingga tampak tebal namun tetap ringan karena tidak lagi membutuhkan stabilizer tambahan. Kualitas gambar lebih tinggi, tajam, dan anti blur walaupun menggunakan kecepatan shutter lambat. Perekaman video pun akan tetap stabil.

Sedangkan penambahan prosesor LSI dapat mengoptimalkan kinerja prosesor utamanya yaitu BionZ. Kamera akan terhindar dari overheating selama dioperasikan dan memiliki kecepatan preview yang lebih menjanjikan karena kapasitas buffer sudah ditambah yakni 300 JPG dan 100 RAW+JPG. Anda bisa menggunakan A6500 untuk segala jenis fotografi namun lebih bagus untuk menangkap subjek yang bergerak cepat.

3. Sony A5100

Rekomendasi kamera mirrorless ini memiliki teknologi touch LCD yang responsif sehingga memudahkan saat menentukan area fokus. Hanya saja, belum bisa digunakan untuk mengatur shutter speed, aperture, dan memilih item lain. Fitur autofokus yang disematkan sudah mumpuni untuk kelas kamera mirrorless pemula dengan kecepatan 0.07 detik.

Kualitas foto yang dihasilkan mampu menampilkan warna yang hidup di luar ruangan. Sedangkan di dalam ruangan, untuk menghindari noise Anda bisa menggunakan ISO 3200. Saat malam hari, ISO 1600 bekerja baik sehingga foto masih tampak tajam. Disarankan untuk membawa baterai cadangan saat bepergian karena A5100 hanya bertahan hingga 200 foto saja untuk satu baterai.

4. Sony Alpha A7R II

Pemula bisa memotret subjek layaknya seorang pro dengan Sony Alpha A7R II. Keunggulan utamanya adalah sensor full frame yang mampu menghasilkan foto berkualitas 4K sehingga sangat tajam, detail, dan kaya akan warna. Berkat fitur autofokus dan ISO yang optimal, kamera ini mampu menangkap subjek yang diam maupn bergerak dengan fokus yang sempurna.

Penyebaran titik autofokus yang berjumlah 339 adalah seluas 45% layar. Sony membenamkan sensor berteknologi Back-side Illuminated yang memiliki resolusi 42 MP sehingga mampu menurunkan noise sekalipun resolusi foto semakin tinggi. Selain itu, teknologi silent shutter yang dilengkapi dengan peredam getar juga disematkan. Alpha A7R II dapat digunakan untuk memotret hingga 290 foto untuk satu baterai.

Rekomendasi Kamera Mirrorless Canon

1. Canon EOS M200

Kamera mirrorless entry-level yang dibekali teknologi canggih adalah EOS M200. Kamera ini sangat cocok bagi pengguna media sosial yang ruitn mengupdate konten baik itu foto maupun video. Layar LCD yang dimiliki sudah berteknologi touchscreen dengan ukuran 3 inci. Anda bisa melipatnya hingga 1800 sehingga memudahkan saat membuat vlog.

Bagi pencinta swafoto, fitur Eye Detection akan menjaga fokus sekalipun Anda bergerak. Fitur lain adalah sensor APS-C dengan resolusi 24,1 MP dan perekaman video dengan kualitas hingga 4K. Dalam kondisi kurang pencahayaan, EOS M200 masih bisa memotret gambar dengan tajam berkat shutter speed 30-1/4000 detik, dan ISO yang rentangnya antara 100 hingga 25.600.

2. Canon EOS M5

Anda bisa mengandalkan EOS M5 untuk urusan fotografi dan videografi. Kamera ini dilengkapi dengan sensor 24 MP dan Dua Pixel AF sehingga termasuk kelas top end. Terdapat pengaturan baru pada Picture Style khususnya untuk ketajaman foot yaitu fineness, strength, dan treshold. Berkat kinerja burst dan AF continuous, EOS M5 mampu mengikuti subjek bergerak tanpa blur.

Walaupun tidak dilengkapi dengan fitur 4K, kualitas video EOS M5 tetap mengagumkan dengan Full HD. Anda bisa merekam dengan 50 fps, manual exposure, dan time lapse movie. Dari segi desain terbilang ergonomis dan tombolnya pun mudah dioperasikan. Dimensinya hanya 115,6 x 89,2 x 60,6 mm, dan berat sekitar 427 gr.

3. Canon EOS M6 Mark II

EOS M6 Mark II menjadi rekomendasi kamera mirrorless yang memiliki kemampuan fast-locking dan fast-tracking. Dibekali dengan prosesor Digic 8 dan sensor APS-C 32,5 MP menjadikan hasil bidikannya sangat tajam, detail, dan tidak pecah saat dicetak dalam ukuran besar. Gradasi warnanya bekerja sangat baik di tempat yang cukup ataupun minim pencahayaan.

Adanya Dual Pixel AF dan Tracking Eye Detection mampu meningkatkan akurasi tangkapan pada subek yang bergerak cepat. Dalam urusan video, kamera ini menyediakan perekaman 4K tanpa crop didukung dengan teknologi 5 Axis Stabilization, buil-in microphone, dan external mic. Sangat cocok untuk para vlogger, apalagi layar 3 incinya memungkinkan pengambilan gambar dari sudut yang berbeda dan sulit.

4. Canon EOS M100

Bagi pemula atau yang belum pernah belajar fotografi, kamera ini sangat direkomendasikan karena memiliki mode otomatis untuk memotret. Kualitas jepretannya cukup bagus baik dalam pencahayaan yang terang maupun gelap. Saturasi warna gambarnya pun tinggi. Anda bisa menggunakan ISO 1600 hingga 3200 dalam cahaya minim tanpa menimbulkan noise.

Hal tersebut karena penyematan lensa EF-M 22 mm f/2, sensor APS-C 24,2 MP dan prosesor DIGIC 7. EOS M100 mendukung swafoto dan perekaman video berkualitas dengan angle yang menarik berkat layar LCD yang bisa dilipat 1800 ke atas. Teknologi touch screen yang dimiliki sangat responsif sehingga memudahkan dalam mengendalikan kamera, salah satunya menentukan titik fokus.

Baik Sony maupun Canon menghadirkan beragam tipe yang layak dijadikan rekomendasi kamera mirrorless. Kualitasnya sudah terjamin karena berasal dari “pemain lama” yang profesional dalam pembuatan alat elektronik. Anda hanya perlu menyesuaikan tiap fitur yang disematkan dengan kebutuhan fotografi dan videografi yang ditekuni.

Leave a Comment

Scroll back to top